Tampilkan postingan dengan label Seri Pengetahuan Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seri Pengetahuan Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan
BELIMBING WULUH
Averrhoa
bilimbi
L.
Mengatasi :
Pegal linu,Gondongan,Batuk pada anak,Batuk Rejan,Rematik,Sariawan,Jerawat ,Panu
KLASIFIKASI:
Belimbing wuluh disebut Averrhoa bilimbi L.. yang termasuk ke dalam famili Oxalidaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah limeng, selemeng, baliembieng, blimbing buloh, limbi, libi, tukurela, dan malibi. Nama asingnya bilimbi, cucumber tree, kamias.
SIFAT KIMIAWI :
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a. l:
- batang: saponin, tanin, glucoside, calsium oksalat, sulfur, asam format, peroksidase
- daun: Tanin, sulfur, asam format, peroksidase, calsium oksalat, kalium sitrat.
FARMAKOLOGIS: Dalam farmakologi Cin disebut tumbuhan ini memiliki sifat; rasa asam, sejuk. Menghilangkan sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, peluruh kencing dan astringent.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA
PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Pegal linu.
Segenggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cegkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ke tempat yang sakit.
2. Gondongan. Sepuluh ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ke tempat yang sakit. (kelenjar air liur).
3. Batuk pada anak. Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula secukupnya dan air satu cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam sewaktu perut kosong.
4. Batuk. Bunga belimbing wuluh 25 kuntum, 1 jari rimpang temu giring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, ¼ genggam pegagan, ¼ genggam daun saga, ¼ genggam daun inggu, ¼ genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. Saring, minum dengan madu. Sehari 3 kali ¾ gelas.
5. Batuk rejan.
10 buah,cuci, tumbuk, remas dengan 2 sendok makan air garam, saring. Minum 2x sehari
6. Rematik
1 ons daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh, 15 biji merica, cuci lalu giling halus. Tambahkan cuka secukupnya sampai adonan seperti bubur dan oleskan ke tempat yang sakit.
7. Sariawan. Bunga belimbing wuluh ¾ genggam, cuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali ¾ gelas.
8. Jerawat.
Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan air garam seperlunya untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.
9. Panu. Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirihsebesar biji asam, diremas sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum setelah makan.
J A T I B E L A N D A
Guazuma
ulmifolia
Lamk.
MENGATASI :
- Diare,sakit perut,kolera,sembelit
- Menguruskan badan
- Batuk
- Perut kembung
KLASIFIKASI:
Jati Belanda disebut Guazuma ulmifolia Lamk atau G. tomentosa Kunth.Sun. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah
jati londo atau
jati sabrang.
SIFAT KIMIAWI:
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain :- kulit : asam damar, zat samak. daun, buah, biji : zat pahit, glikose, minyak lemak, triterpen/ sterol, alkaloid, karotenoid, flafonoid, tanin, karbohidrat dan saponin.
EFEK
FARMAKOLOGIS: Dalam berbagai literatur, manfaat tanaman jati belanda dalam bentuk tunggal antara lain: Biji; Untuk menghentikan diare, pelangsing, obat penyembelit, perut kembung, sesak, sakit perut. Kulit dalam; astringen, diaforetik, serta elephantiasis. Buah; untuk obat batuk, mencret/ diare, sebagai sedapan, melarutkan lendir/ obat batuk berdahak, perut kembung. Daun; pelangsing tubuh.
BAGIAN TANAMAN
YANG DIGUNAKAN:
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun, biji dan kulit dalam.
PENYAKIT YANG
DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Diare, sakit perut, kolera, penyembelit. Biji disangrai, ditumbuk halus, direbus, minum.
1. Diare, sakit perut, kolera, penyembelit. Biji disangrai, ditumbuk halus, direbus, minum.
2. Menguruskan badan.
a. Daun 7 lembar ditambah sepotong rimpang bengle, cuci lalu rebus dengan 1,5 gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin disaring, bagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari.
b. Daun dikeringkan, digiling jadi serbuk. Ambil 20 gram serbuk, sedu dengan air panas, saring, minum, sehari dua kali.
3. Adstringens.
Kulit dalam, kulit dan biji. Dengan jalan direbus atau diaforetik atau elephantiasis
4. Batuk. Makan buah jati belanda masak yang berwarna hitam.
5. Perut kembung, rasa sesak di daerah lambung. 12 biji dibakar, ditumbuk, tambah 1 tetes minyak adas, minum.
Tersedia dalam bentuk Teh !.
Langganan:
Postingan (Atom)






