Beda Batuk Dengan Bronkhitis ?

Posted by Cholil Saputra On Senin, 16 Juli 2012 0 komentar


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pa Toto yang dirahmati Allah SWT, saat ini saya sedang mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. Sudah hampir 50 hari batuk ini mengganggu, tenggorokan gatal bahkan dada terasa sakit jika batuk menyerang. Sudah beberapa kali saya ke dokter dan dilakukan inhalasi tapi batuk ini tidak kunjung sembuh.
Penyembuhan apa yang mesti saya lakukan lagi supaya batuk ini bisa reda (dokter memvonis saya terkena bronhitis).Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Arie Gunawan

Jawaban
Waalaikumsalam Wr. Wb.
Saudari Arie Yth.,

Bronkhitis adalah peradangan yang terjadi pada satu atau lebih saluran pernapasan (bronkhus). Peradangan ini disebabkan oleh banyak faktor. Penyebabnya bisa dari virus, bakteri, alergi, dan lainnya. Peradangan yang akut bisa terjadi secara singkat atau panjang. Tapi, kebanyakan disebabkan oleh terkena angin dingin, menghirup bahan-bahan iritasi dan adanya infeksi akut. 

Biasanya, gejalanya seperti deman, nyeri pada dada terutama pada waktu batuk, dispne, dan batuk. Bronkhitis juga bisa mengeluarkan sekret mukopurulen (dahak) yang banyak (pada catarrhal bronchitis).
Sedangkan yang dimaksud bronkhitis kronis bila bronkhitis itu berlangsung lama dan berkepanjangan. Bahkan, cenderung kumat kendati pada masa-masa tenang. Penyakit ini disebabkan oleh serangan berulang bronkhitis akut atau penyakit kronis lainnya. Gejalanya, terdapat serangan-serangan batuk dengan ekspektorasi, baik banyak maupun sedikit.

Peradangan pada cabang tenggorokan ini juga bisa disebabkan masuknya benda-benda asing pada saluran pernapasan dan menginfeksi dinding saluran tersebut. Contohnya saja pada 'arachidic bronchitis' yang disebabkan masuknya biji-bijian ke saluran bronkhus. 

Infeksi pada bronkhus juga dapat ditimbulkan akibat iritasi ether, influenza, dan akibat virus campak. Ada juga bronkhitis akibat infeksi saluran napas pada penderita asma yang juga disebabkan bakteri. Penyebab infeksi lainnya adalah streptokokus, stafilokokus, dan virus tuberkulosa.

Bagaimana jika tidak disembuhkan secara tuntas? Tentu akan merembet ke organ lain, terutama paru-paru yang sangat berkaitan erat dengan bronkhus atau cabang tenggorokan ini. Biasanya, peradangan akan meluas sampai ke alveoli pada paru yang bisa menyebabkan radang paru dan kanker paru jika tidak obati secara stimultan. 

Anda bisa mencoba mengonsumsi Teh Herba, Morinda dan Shark Cartilage. Teh Herba digunakan 1 uncang pagi dan malam. Morinda 1 kapsul pagi hari dan 2 kapsul malam hari. Sedangkan Shark Cartilage gunakan sesuai berat badan tubuh yakni 1 kapsul untuk 10 kg berat. Misalnya berat badan anda 50 kg, maka dosis perharinya adalah 5 kapsul .
Biasanya, reaksi tubuh yang mungkin akan terjadi setelah mengkonsumsi Shark Cartilage adalah diare, kehilangan tenaga dan letih di beberapa bagian tubuh. Insya Allah, demi minum obat secara teratur dan berkesinambungan, serta dosis yang tepat bronkhitis tidak hanya bisa dikurangi tapi juga disembuhkan.

0 komentar:

Poskan Komentar